LAPORAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
KANTOR
POS (PERSERO) BEKASI
Oleh
:
NAMA
: AKHMAD ZAKI MUBAROK
NIS
:
KELAS
: XI (Sebelas)
PROGRAM KEAHLIAN : Teknik Komputer Dan Jaringan
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
NEGERI 8 BEKASI
T.P 2014/2015
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
PT. PLN
(PERSERO) AREA DUMAI
Oleh:
NAMA
: Akhmad Zaki Mubarok
NIS
:
KELAS
: XIl (Duabelas)
PROGRAM KEAHLIAN : Teknik Komputer Dan Jaringan
Disahkan dan disetujui oleh:
Pimpinan
Pembimbing
DIDI RAHMAD
ZULFENDI
HALAMAN PENGESAHAN
Laporan ini Disampaikan untuk Memenuhi Persyaratan
Penyelesaian Praktek Kerja Industri SMK Negeri 4 Dumai
Tahun pelajaran : 2012-2013
Oleh:
NAMA
: SUTIYANI
NIS
: 0459
KELAS
: XIl (Duabelas)
PROGRAM KEAHLIAN : Teknik Komputer Dan Jaringan
Disahkan Dan Disetujui Oleh:
Kepala SMK Negeri 4 Dumai
Guru Pembimbing
H. POYONG S.pd
MUHARMI SYAFROMI S.Kom
NIP.
19641023 199103 1
005
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya ucapkan
kepada ALLAH SWT, karena dengan rahmat dan karunianya Penulis dapat
menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang telah dilaksanakan
di PT. PLN(Persero) Area Dumai . Laporan ini disusun sebagai salah satu persyaratan
mengikuti Uji Kompetensi di SMKN 4 Dumai Tahun Pelajaran 2012 – 2013.
Kegiatan Prakerin
dimaksudkan sebagai salah satu bekal dalam memasuki jenjang dunia usaha atau
dunia industri dan untuk memupuk sikap mental yang lebih baik dalam
melaksanakan kewajiban sebagai penerus bangsa sehingga mampu dan siap bekerja.
Sehubungan dengan
terlaksananya Prakerin ini tidak terlepas dari bantuan dan dorongan dari semua
pihak secara moril maupun materil, oleh karena itu saya mengucapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Kedua orang tua tercinta yang
selalu memberikan motivasi selama praktek kerja industri (PRAKERIN)
2. Bapak DIDI RAHMAD selaku pemimpin PT.
PLN(PERSERO) AREA DUMAI.
3. Bapak H.Poyong, S.Pd selaku kepala
SMKN 4 Dumai
4. Ibu MUHARMI
SYAFROMI. S.Kom
selaku Pembimbing Pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
5. Bapak Herry Fitriady S.kom selaku
Ketua Jurusan TKJ(Teknik Komputer Dan Jaringan) SMKN 4 Dumai
6. Semua pihak yang telah membantu dan
mendukung dalam penyusunan laporan ini.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari
kesempurnaan. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang
sifatnya membangun bagi pembaca dan masyarakat umum, semoga laporan ini bermanfaat.
Dumai, 31 Oktober 2012
Sutiyani
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI
HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB l PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Praktek Kerja Industri(Prakerin)
1.2. Tujuan Praktek kerja Industri(Prakerin)
1.3. Tujuan Pembuatan Laporan Praktek Kerja Industri
1.4. Batasan Masalah
1.5. Tempat dan Waktu
BAB ll TINJAUAN UMUM TENTANG PERUSAHAAN
2.1 Sejarah
Singkat Perusahaan
2.1.1. Visi
2.1.2. Misi
2.1.3. Moto
2.2.
Kepegawaian dan Disiplin Kerja
2.2.1. Pasal 1(Kepegawaian)
2.2.2. Pasal 1(Disiplin Kerja)
2.3. Struktur
Organisasi
BAB lll JUDUL LAPORAN( ISI LAPORAN)
3.1. Sekilas Mengenai Ms. Excel 2007
3.2.
Penjelasan Tentang Alat dan Bahan
3.3.
Proses
BAB lV PENUTUP
4.1. Kesimpulan
4.2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang Pelaksanaan Praktek Kerja Industri
(Prakerin)
Sekolah Menengah Kejuruan
sebagai salah satu Sub Sistem Pendidikan Nasional, memiliki kedudukan
sangat penting dalam fungsi menyiapkan tenaga kerja terampil untuk menunjang
system pendidikan nasional. Upaya penyiapan tenaga kerja yang terampil sesuai
dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, didekati melalui kebijakan “link
and match” adalah penyelenggaraan kegiatan Praktek Kerja Industri
(Prakerin).
Pada dasarnya Praktek Kerja
Industri (Prakerin) merupakan penyelenggaraan yang mengintegrasikan secara
tersistem pendidikan dunia usaha dan industry. Pengintegrasian kegiatan
pendidikan ini akan menghilangkan perbedaan standar nilai sekolah dan dunia
kerja serta sekaligus mendekatkan supply dan demand ketenaga
kerjaan.
Landasan pelaksanaan kegiatan
Praktek kerja Industri (Prakerin) Sekolah menengah Kejuruan (SMK) di dasarkan
atas arahan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1993 dan ketentuan dalam
Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 Tentang Sistem Pendidikan Nasioanl serta
peraturan-peraturan pendukungnya antara lain :
1. GBHN
Meningktakan kualitas tenaga kerja merupakan tanggung jawab
bersama antara pemerintah dan masyarakat serta Badan Usaha yang memakai tenaga
kerja.
2. UU SPN No. 2 tahun 1989 Ban W Pasal
(1)
Penyelenggaraan pendidikan pelaksanaan dua jalur yaitu jalur
pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah.
3. PP No. 39 Bab III Pasal 4 Butir (3)
Peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan Pendidikan
Nasional dapat berbentuk pemberian kesempatan magang dan/atau latihan kerja.
4. Kep. Mendikbud No. 4990/U/1992 Pasal
33 Butir (6)
Kerjasama SMK dengan dunia usaha terutama bertujuan untuk
meningkatkan kesesuaian program SMK dengan kebutuhan dunia usaha yang
diusahakan dengan azas saling menguntungkan. Kerjasama SMK dengan dunia usaha
antara lain meliputi Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan magang.
1.2.
Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
Prakerin
pada dasarnya merupakan kegiatan intrakurikuler, harus dilaksanakan oleh setiap
peserta diklat secara individu.
Dengan pengaturan organisasi an pola penyelenggaraan pendidikan SMK perlu
membentuk proses kegiatan atau seluruh komponen keahlian dan kejuruan dalam
bentuk latihan kerja didunia kerja.
Meningkatkan
pemahaman dan pemantapan serta mengembangkan peserta diklat yang di dapat
disekolah dan menerapkan di dunia usaha.
Meningkatkan keterampilan berupa
penguasaan kemampuan professional kejuruan peserta diklat.
1.3.Tujuan
Pembuatan Laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
Adapun tujuan
pembuatan laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini adalah :
1.
Peserta didik mampu mengungkapkan
gagasan atau pengalaman dalam bentuk tulisan tersusun secara sistematik atau
kronologi dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar ;
2.
Peserta didik mampu mencari
alternative pemecahan masalah kejuruan sesuai dengan program studinya yang
terungkap dalam laporan tertulis ;
3.
Memberikan informasi tentang
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dari Dunia Usaha / Dunia
Industri (DU/DI) ke sekolah.
1.4.
Batasan Masalah
Dalam laporan
pelaksanaan Prakerin ini penulis hanya membahas tentang Ms. Excel karena memang
hanya itu yang diajarkan pada waktu peraktek dalam penulisan laporan ini
penulis ingin memberikan suatu gambaran kepada pembaca tentang Ms. Excel
2007.
1.5. Tempat
dan Waktu
Adapun
tempat Prakerin peserta pada PT.PLN(PERSERO) AREA DUMAI dengan waktu praktek 31
Juli sampai 31Oktober 2012
BAB II
TINJAUAN
UMUM TENTANG PERUSAHAAN
2.1. Sejarah
Singkat Perusahaan
Berawal di
akhir abad ke 19, perkembangan ketenagalistrikan di Indonesia mulai
ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang
pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan
sendiri.
Antara tahun
1942-1945 terjadi peralihan pengelolaan perusahaan- perusahaan Belanda tersebut
oleh Jepang, setelah Belanda menyerah kepada pasukan tentara Jepang di awal
Perang Dunia II.
Proses
peralihan kekuasaan kembali terjadi di akhir Perang Dunia II pada Agustus 1945,
saat Jepang menyerah kepada Sekutu. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para
pemuda dan buruh listrik melalui delegasi Buruh/Pegawai Listrik dan Gas yang
bersama-sama dengan Pimpinan KNI Pusat berinisiatif menghadap Presiden Soekarno
untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan tersebut kepada Pemerintah Republik
Indonesia. Pada 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik
dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas
pembangkit tenaga listrik sebesar 157,5 MW.
Pada tanggal
1 Januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Badan Pimpinan
Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas
yang dibubarkan pada tanggal 1 Januari 1965. Pada saat yang sama, 2 (dua)
perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola
tenaga listrik milik negara dan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pengelola
gas diresmikan.
Pada tahun
1972, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.17, status Perusahaan Listrik
Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai
Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga
listrik bagi kepentingan umum.
Seiring dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan
kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik,
maka sejak tahun 1994 status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi
Perusahaan Perseroan (Persero) dan juga sebagai PKUK dalam menyediakan listrik
bagi kepentingan umum hingga sekarang.
2.1.1.
Visi
Diakui sebagai Perusahaan
Kelas Dunia yang Bertumbuh kembang, Unggul dan Terpercaya dengan bertumpu pada
Potensi Insani.
2.1.2. Misi
a. Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang
lain yang terkait, berorientasipada kepuasan pelanggan,
anggota perusahaan dan pemegang saham.
b. Menjadikan tenaga listrik sebagai
media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
c. Mengupayakan agar tenaga listrik
menjadi pendorong kegiatan ekonomi.
d. Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan
lingkungan.
2.1.3. Moto
Listrik untuk Kehidupan yang
Lebih Baik
2.2. Kepegawaian dan Disiplin Kerja
2.2.1 Pasal
1 (Kepegawaian
Dalam peraturan
kepegawaian ini yang dimaksud dengan:
a. Pegawai adalah
mereka yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, diangkat dan diberi
penghasilan menurut ketentuan yang berlaku di perseroan,
termasuk pegawai yang ditugas karyakan.
b.Peraturan kepegawaian adalah ketentuan sebagaimana yang diatur dalam
peraturan disiplin pegawai ini.
c. Pejabat yang
berwenang menjatuhkan sanksi adalah pejabat yang diberi wewenang menjatuhkan
sanksi, yang selanjutnya dapat disingkat dengan PYBM.
d.
Sub unit
pelaksana adalah unit organisasi pelaksana satu tingkat dibawah unit pelaksana.
e.
Pimpinan adalah
unit pejabat yang memimpin unit induk atau unit pelaksana.
2.2.2
Pasal 1 (Disiplin Kerja)
Dalam peraturan disiplin
pegawai ini yang dimaksud dengan:
a.
Disiplin adalah
ketaatan dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
b.
Peraturan
disiplin pegawai adalah ketentuan-keterntuan sebagaimana yang diatur dalam
peraturan disiplin pegawai ini.
c.
Pelanggaran
disiplin adalah setiap ucapan, tulisan atau perbuatan pegawai yang melanggar
peraturan disiplin pegawai, baik yang dilakukan didalam maupun diluar jam
kerja.
d.
Sanksi disiplin
adalah sanksi yang dijatuhkan kepada pegawai karena melanggar peraturan
disiplin pegawai.
2.3
Struktur Organisasi
Ruang Sis Info
Pimpinan
Zulfendi
Pegawai
Pegawai
aditya riri daulay iskandar
aditya riri daulay iskandar
BAB III
ISI LAPORAN
PANDUAN MS. EXCEL 2007
3.1. Sekilas Mengenai
Microsoft Excel merupakan program
aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik). Fungsi dari
Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat
mempresentasikan data kedalam bentuk tabel.
3.2. Penjelasan Tentang Alat dan Bahan
a.
Microsoft Office 2007
Resmi disebut 2007 Microsoft
Office System adalah Windows versi dari Microsoft Office System Pabrikan
Microsoft ‘s suite . Sebelumnya dikenal sebagai Office 12 pada tahap awal dari
siklus beta, kemudian dirilis untuk lisensi volume pelanggan pada November 30,
2006 dan dibuat tersedia untuk pelanggan ritel pada tanggal 30 Januari 2007.
Masing-masing dibuat pada tanggal yang sama dengan
Windows Vista yang dirilis dengan lisensi volume dan pelanggan ritel. Office
2007 berisi sejumlah fitur baru, yang paling penting dari yang sepenuhnya baru
antarmuka pengguna grafis yang disebut Fluent User Interface (awalnya
disebut sebagai Ribbon User Interface ), menggantikan menu dan toolbar – yang
telah menjadi Office landasan sejak awal – dengan toolbar tab, yang dikenal
sebagai Ribbon. Office 2007 memerlukan Windows XP dengan Service Pack 2 atau
lebih tinggi, Windows Server 2003 dengan Service Pack 1 atau lebih tinggi,
Windows Vista atau Windows 7. Office 2007 adalah versi terakhir dari Microsoft
Office yang secara resmi didukung pada Windows XP Professional x64 Edition
Isi dari microsoft office 2007 :
§ Microsoft Word 2007
§ Microsoft Excel 2007
§ Microsoft PowerPoint 2007
§ Microsoft Access 2007
§ Microsoft InfoPath 2007
§ Microsoft OneNote 2007
§ Microsoft Outlook 2007
§ Microsoft Publisher 2007
§ Microsoft Office Communicator 2007 (Service Pack 2 Required)
§ Microsoft Groove 2007
§ Microsoft SharePoint Designer 2007 (gratis, produk download)
§ Microsoft Visio 2007 (tidak termasuk dalam Paket Office 2007)
§ Microsoft Project 2007 (tidak termasuk dalam Paket Office 2007)
§ Microsoft Word 2007
§ Microsoft Excel 2007
§ Microsoft PowerPoint 2007
§ Microsoft Access 2007
§ Microsoft InfoPath 2007
§ Microsoft OneNote 2007
§ Microsoft Outlook 2007
§ Microsoft Publisher 2007
§ Microsoft Office Communicator 2007 (Service Pack 2 Required)
§ Microsoft Groove 2007
§ Microsoft SharePoint Designer 2007 (gratis, produk download)
§ Microsoft Visio 2007 (tidak termasuk dalam Paket Office 2007)
§ Microsoft Project 2007 (tidak termasuk dalam Paket Office 2007)
3.3. Proses
PENGENALAN SHEET
1. Langkah – langkah dalam memulai Microsoft Excel
a. Aktifkan komputer terlebih dahulu
b. Klik tombol Start pada taskbar
c. Pilih menu All Program, Pilih Microsoft Office
d. Kemudian klik Microsoft Excel
2007
Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007
Judul
Judul menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama
file dari lembarkerjayang aktif.
Office Button
Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang
standar misalnya membuatdokumen baru, membuka dokumen lama, menyimpan, mencetak
dan mempublish dokumen.
Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)
Merupakan sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk
mempercepat akses
berkomunikasi dengannya misalnya menyimpan, mencetak dan
sebagainya
Toolbar
Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili
perintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian
program.
Help
Bila kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda
pada tempat
tersebut. Ms Excel akan memberikan alternatif jawaban
terhadap pertanyaan yang dimaksud.
Lembar Kerja (Workbook)
Baris ini berisikan informasi halaman, section, letak
insertion point dan tombol
pengendali.
Cell
Cell merupakan
Nomor Baris
Nomor Kolom
Nama Range
Fungsi
Penggulung vertical dan horisontal
Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan
menggulung layar Vertical dan horisontal.
Column Heading Berisi
tentang petunjuk kolom pada lembar kerja sheet yang aktif. Jumlah kolom yang
tersedia yaitu 256 kolom.
Sel Penggabungan antara
baris dan kolom pada lembar sheet.
Range Penggabungan antar
sel / beberapa sel pada lembar sheet.
2. Menginputkan Data Dalam Sel
· Pilih / klik sel tempat data yang akan dimasukkan
· Ketikan data yang akan dimasukkan
· Tekan enter untuk mengakhirinya
· Untuk mengedit data yang telah diketik, tekan F2 atau Double klik di sel yang mau di edit Untuk menghapus data dalam sel, tekan tombol Delete di keyboard.
· Untuk mengedit data yang telah diketik, tekan F2 atau Double klik di sel yang mau di edit Untuk menghapus data dalam sel, tekan tombol Delete di keyboard.
3. Memformat Kolom dan Baris
a. Merubah ukuran kolo
·
Letakkan pointer di pembatas kolom yang ingin dirubah
ukurannya, lalu drag
sesuai dengan
ukuran yang di inginkan.
· Jika ingin merubah ukuran kolom lebih dari satu kolom,
maka blok kolom yang
ingin dirubah
kolomnya menggunakan mouse atau menggunakan
tombol keyboard.
Kemudian klik tab Home dan klik icon Format Column
Width Isi lebar
kolom dan tekan Ok
b. Merubah Ukuran Baris
c. Letakkan pointer di pembatas baris yang ingin dirubah ukurannya, lalu drag
sesuai dengan ukuran yang di inginkan
. Jika ingin merubah ukuran baris lebih dari satu baris, maka blok baris yang
. Jika ingin merubah ukuran baris lebih dari satu baris, maka blok baris yang
ingin dirubah menggunakan mouse atau menggunakan tombol
keyboard.
d. Kemudian klik tab Home dan klik icon Format RowHeight Isi lebar Baris dan tekan Ok
4. SHEET (Lembar Kerja)
a. Menambah sheet baru
b. Klik di Icon New atau tekan CTRL + N
c. Mengganti nama sheet
d. Klik kanan di sheet yang ingin diganti namanya
e. Pilih Rename
f. Menghapus sheet
g. Klik kanan di sheet yang ingin dihapus
h. Pilih Delete
5.
FILE
a. Menyimpan File
·
Klik Menu File Save / Save
as
b. Membuka File
·
Klik Menu File Open Tentukan directory
Pilih salah satu file
BAB
IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Dari pengalaman Praktek Kerja
Industri (PRAKERIN) yang dilaksanakan di PT.PLN(PERSERO)AREA DUMAI selama 3
bulan dapat diambil kesimpulan :
a. Dengan adanya Praktek Kerja Industri
ini, para peserta PRAKERIN cukup banyak mendapat informasi dengan pengalaman
khususnya mengenai Ms. Excel sehinggga menambah motivasi bagi peserta dalam
memperdalam ilmu tentang Ms. Excel.
b. Setelah pelaksanaan PRAKERIN ini
dapat disimpulkan antara teori yang dapat di sekolah dengan praktek kerja di
dunia usaha memiliki banyak perbedaan. Teori lebih sulit jika dibandingkan
dengan praktek secara langsung.
c. Keberhasilan pelaksanaan Praktek Kerja
Industri ini sangat dibutuhkan oleh para siswa/siswi agar dapat bisa mengikuti
salah satu syarat untuk menempuh UAS/UAN. Dengan dibuatnya laporan PRAKERIN ini
diharapkan dapat dijadikan acuan bagi lancarnya pelaksanaan Praktek Kerja
Industri, terutama pada tahap awal kerja berkaitan dengan paket keahlian yang
ada di Dunia usaha/Dunia industri.
6.2. Saran
Dalam proses PRAKERIN ini dibutuhkan
kedisiplinan dan keseriusan dalam mengerjakannya. Dan sebelum bekerja alat dan
bahan harus disiapkan selengkap-lengkapnya agar tidak menimbulkan
kendala-kendala yang menghambat proses praktek yang dikerjakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar